Jumat, 28 Juni 2013
Hasil Kualifikasi Yang Diluar Perkiraan Marquez
Assen - Marc Marquez berhasil meraih posisi start kedua saat menjalani sesi kualifikasi di MotoGP Belanda. Rider tim Honda itupun mengungkapkan bahwa hasil itu melebihi ekspetasinya.
Dalam sesi free practice ketiga, Marquez sempat terjatuh hingga mengalami masalah pada jari kelingking kanan dan juga jempol kakinya.
Hasil pemindaian menunjukkan bahwa jari kelingking tangan kanan Marquez mengalami patah kecil. Cedera yang sama juga ditemukan pada jempol kaki kirinya.
Meski merasakan sakit, Marquez nyatanya mendapatkan hasil yang bagus saat menjalani sesi kualifikasi, di sirkuit Assen, Jumat (28/6/203) malam WIB.
Marquez pun lantas berujar bahwa hasil itu merupakan satu pencapaian yang penting bagi dirinya.
"Bagi saya, bisa mencapai posisi ini merupakan satu pencapaian yang penting, dan bisa mengakhiri sesi kualifikasi di posisi front row lebih penting karena saya tak mengharapkan itu," kata Marquez seperti dilansir oleh situs resmi MotoGP.
"Sebelum sesi FP4, saya merasakan rasa sakit yang luar biasa pada jari, kaki, dan punggung. Saya pikir itu akan terasa lebih sakit besok, tapi saya merasa nyaman saat berkendara di atas motor."
"Kita akan lihat apakah saya bisa mengatasi situasi itu selama 26 lap saat balapan besok. Dan kita akan melihat balapan akan berlangsung dalam kondisi basah atau kering."
"Meski demikian, saya pikir kami cukup bagus di kedua kondisi tersebut, kami hanya harus memeriksa kondisi saya saat balapan besok," imbuh pebalap 20 tahun itu.
(cas/rin)
Senin, 24 Juni 2013
alat alat olahraga terbaik
Raket Badminton Terbaik : Yonex
Sepatu Sepak Bola Terbaik : Nike CTR360
Sepatu Basket Terbaik : Air Jordan
Sepatu Futsal Terbaik : Nike Mercurial CR7
Sepatu Sepak Bola Terbaik : Nike CTR360
Sepatu Basket Terbaik : Air Jordan
Sepatu Futsal Terbaik : Nike Mercurial CR7
Minggu, 23 Juni 2013
Momen Yang Jarang Bagi Alba
Rio de Janeiro - Membuat gol bukan tugas wajib seorang pemain bertahan. Namun kalau sampai bisa membuat dua gol sekaligus dalam satu pertandingan, tentu saja jadi momen istimewa. Itulah yang terjadi pada Jordi Alba.
Bek sayap internasional Spanyol ini menginspirasi kemenangan timnya atas Nigeria dengan skor 3-0 yang berakhir dini hari tadi. Alba memborong dua gol sedangkan satu gol lainnya dibuat oleh Fernando Torres.
Penampilan tersebut turut membuat Alba terpilih sebagai pemain terbaik pertandingan (Man of the Match) sekaligus memastikan Spanyol lolos ke semifinal sebagai juara Grup B.
"Jelas ini sesuatu yang baru untukku," sahut pemain Barcelona itu kepadaFIFA.com seusai pertandingan. "Khususnya karena kualitas pemain depan di skuat ini."
"Cukup aneh untukku bisa mencetak satu gol, .... Tentu saja aku senang tapi aku juga senang karena kami tidka kebobolan dan mengalahkan tim seperti Nigeria yang membuat kami kesulitan sepanjang 90 menit."
Alba membuat gol pembuka dan gol penutup bagi Spanyol. Ia berterima kasih kepada rekan-rekannya yang telah memberi assist.
"Gol pertama adalah pergerakan yang normal, karena aku bergerak di sayap dan operan Andres (Iniesta) membuatku melakukan cut inside. Kemudian aku mendapat sedikit keberuntungan dengan sebuah rebound dan mampu menceploskan bola dengan kaki kiriku," sambung Alba.
"Untuk gol kedua, aku paham bahwa mereka (Nigeria) sudah loyo jadi aku tidak bergerak seperti posisi biasanya. (David) El Guaje Villa memberi aku sebuah operan cerdik, aku bisa mengontrol bola dengan baik, mengitari kiper dan sukses mencetak gol lewat kaki kananku," imbuh pemain yang mulai dipanggil Spanyol pada September 2011 itu.
detiksport
Ahsan/ Hendra Membawa Indonesia Memenangkan 3 Gelar di Singapore Open Superseries
Singapura - Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan sukses menjadi juara di gelaran Singapura Open Superseries 2013. Indonesia pun mendapatkan tiga gelar di turnamen tersebut.
Pada pertandingan di Singapore Indoor Stadium, Minggu (23/6/2013), Ahsan/Hendra juara setelah menang dua set langsung atas Ko Sung Hyun/Lee Yong Dae, 21-15 dan 21-18. Keduanya hanya membutuhkan waktu 34 menit untuk menang.
Di set pertama, Ahsan/Hendra sempat unggul 12-8 atas Ko/Lee. Tapi pasangan Korea Selatan itu mengejar dan menipiskan kedudukan menjadi 12-11.
Ahsan/Hendra berhasil mempertahankan keunggulan dan tidak pernah tertinggal sama sekali di set pertama. Mereka akhirnya menutup set pembuka itu dengan kemenangan 21-15.
Di set kedua, pertarungan berjalan relatif lebih ketat. Ko/Lee mendapatkan beberapa smash winner --dan totalnya lebih banyak dari Ahsan/Hendra, yakni tujuh berbanding enam.
Tapi, Ahsan/Hendra bermain lebih baik dan mengumpulkan poin demi poin hingga akhirnya unggul 14-7. Ko/Lee mengejar dan kedudukan berubah tipis menjadi 18-17.
Kendati demikian, Ahsan/Hendra kembali berhasil mempertahankan keunggulan dan sukses keluar sebagai pemenang pertandingan ini.
Kemenangan Ahsan/Hendra melengkapi kesuksesan yang diraih Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir di ganda campuran dan Tommy Sugiarto di tunggal putra. Indonesia pun pulang dengan membawa tiga gelar juara.
Bagi Ahsan/Hendra sendiri, ini adalah kesuksesan kedua berurutan setelah sebelumnya sukses menjadi juara di Indonesia Open Super Series Premier.
detiksport
Pada pertandingan di Singapore Indoor Stadium, Minggu (23/6/2013), Ahsan/Hendra juara setelah menang dua set langsung atas Ko Sung Hyun/Lee Yong Dae, 21-15 dan 21-18. Keduanya hanya membutuhkan waktu 34 menit untuk menang.
Di set pertama, Ahsan/Hendra sempat unggul 12-8 atas Ko/Lee. Tapi pasangan Korea Selatan itu mengejar dan menipiskan kedudukan menjadi 12-11.
Ahsan/Hendra berhasil mempertahankan keunggulan dan tidak pernah tertinggal sama sekali di set pertama. Mereka akhirnya menutup set pembuka itu dengan kemenangan 21-15.
Di set kedua, pertarungan berjalan relatif lebih ketat. Ko/Lee mendapatkan beberapa smash winner --dan totalnya lebih banyak dari Ahsan/Hendra, yakni tujuh berbanding enam.
Tapi, Ahsan/Hendra bermain lebih baik dan mengumpulkan poin demi poin hingga akhirnya unggul 14-7. Ko/Lee mengejar dan kedudukan berubah tipis menjadi 18-17.
Kendati demikian, Ahsan/Hendra kembali berhasil mempertahankan keunggulan dan sukses keluar sebagai pemenang pertandingan ini.
Kemenangan Ahsan/Hendra melengkapi kesuksesan yang diraih Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir di ganda campuran dan Tommy Sugiarto di tunggal putra. Indonesia pun pulang dengan membawa tiga gelar juara.
Bagi Ahsan/Hendra sendiri, ini adalah kesuksesan kedua berurutan setelah sebelumnya sukses menjadi juara di Indonesia Open Super Series Premier.
detiksport
Sabtu, 22 Juni 2013
Brazil kalahkan italia 4-2
Neymar sekali lagi menjadi inspirasi setelah timnya berhasil memimpin grup A dengan kemenangan dramatis melawan Italia dengan skor 4-2.
Pemain berusia 21 tahun ini menghidupkan suasana di Arena Fonte Nova dengan tendangan bebasnya pada babak kedua.
Sementara striker Fred mencetak dua gol yang akhirnya mengantarkan tim nasional Brazil ini meraih kemenangan ketiga kalinya di Piala Konfederasi.
Neymar menciptakan momen ajaibnya, sebelum Fred muncul untuk mengalahkan Italia hanya dengan sisa waktu 23 menit.
Ia melakukan tendangan bebas yang dimanfaatkan oleh Fred untuk berusaha mencetak gol yang diselamatkan oleh Buffon dengan instring tajamnya. Naum bola kembali meluncur dan berhasil didorong lagi oleh pemain cadangan Brazil lainnya yaitu Dante, ke gawang di titik terdekat.
Akan tetapi tim Italia kembali bangkit dengan gol kontroversial dari Giorgio Chiellini.
Dengan kemenangan ini, tim Brazil dapat menghindar dari Spanyol di semifinal.
Pentingnya memenangkan pertandingan dan menghindari Spanyol di semifinal jelas dipertimbangkan sejak awal oleh tim Brazil. Cedera kaki yang memaksa David Luiz keluar dari lapangan menjadi pertimbangan utama mereka. Penggantinya yaitu Dante dari Bayern Munchen membuat dampak perubahan sebelum paruh waktu berakhir.
Dari hasil pertandingan ini, Brazil tampaknya akan melawan Uruguay pada pertandingan semifinal di Belo Horizonte pada Rabu nanti. Sementara itu Italia kemungkinan akan melawan juara dunia Spanyol di Fortaleza, pada 24 jam mendatang.
Dalam pertandingan ini, dua permain muda berbakat yaitu Neymar dan Mario Balotelli terlihat menunjukkan kepiawaian mereka.
Kamis, 20 Juni 2013
Suzuki kembali ke MotoGP 2015
Barcelona - Suzuki resmi mengonfirmasi akan kembali ke Kejuaraan Dunia MotoGP. Namun, itu baru akan terjadi pada musim 2015.
Pada pertengahan November 2011 lalu, Suzuki mengumumkan mundur dari gelaran MotoGP di akhir musim tersebut. Saat itu pabrikan Jepang tersebut juga menargetkan kembali ke balapan grand prix kelas primer pada tahun 2014.
Semenjak itu, kabar mengenai potensi kembalinya Suzuki terus berkembang. Pada prosesnya, Suzuki mengonfirmasi akan kembali ke MotoGP sedari 2015. Mereka pun diumumkan bakal mengikuti tes di Catalunya pada hari Senin (17/6/2013) ini.
"Pabrikan Jepang (Suzuki) telah mengonfirmasi akan kembali ke kelas primer pada tahun 2015, seiring dengan bergabungnya tim uji mereka dengan tim lain pada hari ini untuk penampilan pertamanya di Eropa," tulis situs MotoGP.
"Setelah tak lagi mengikuti kejuaraan sejak 2012, Suzuki Motor Corporation telah menyusun tim pengujian untuk melakukan tes laju praktis di fase pengembangan akhir, dan akan berpartisipasi dalam tes resmi yang akan dilaksanakan di sirkuit Catalunya di Spanyol."
"Melalui tes laju berkelanjutkan dalam sirkuit di dalam dan di luar Jepang guna terus melakukan pengembangan dan pemolesan, Suzuki Motor Corporation akan berpartisipiasi lagi dalam balapan MotoGP sedari 2015," beber pernyataan tersebut.
Disebutkan, mantan bos Valentino Rossi di Yamaha, Davide Briivio, akan menjadi manajer tim untuk pengujian di Eropa pada tahun 2013 ini. Sedangkan Randy de Puniet menjadi pebalap pengembangan motor 1.000cc Suzuki.
Suzuki sendiri merupakan tim yang cukup memiliki sejarah panjang dalam kejuaraan dunia Grand Prix. Tidak kurang dari enam gelar juara dunia telah disabet di kelas primer, dengan Kenny Roberts Jr menjadi nama terakhir--pada tahun 2000.
Detiksport
LeBron James dan kawan-kawan sukses membawa heat menang.
Miami - Miami Heat berhasil mempertahankan gelar juara NBA-nya setelah digame ketujuh final melawan San Antonio Spurs, berhasil menang dengan skor 95-88.
Bermain di depan pendukungnya sendiri, yang semuanya berbaju warna putih, Jumat (21/6/2013), Heat melakoni pertandingan yang sangat menegangkan melawan Spurs, yang bahkan sempat memimpin di menit-menit awal kuarter keempat.
Namun, antara lain berkat penampilan gemilang LeBron James, plus pertahanan mereka yang sangat baik, tim asuhan Erik Spoelstra itu berhasil meredam Spurs dan memenangi pertandingan. Heat tiga kali tertinggal lebih dulu sebelum memenangi dua game terakhir, dan akhirnya menang dengan skor 4-3.
Ini adalah kali ketiga pasukan Miami menjadi yang terbaik di NBA setelah 2006 dan 2012. Dengan demikian, mereka sukses memenangi gelar dua musim berturut-turut. Mereka hanya kalah satu kali di finalnya yang lain, yaitu 2011, ketika dikalahkan Dallas Mavericks.
Sedangkan bagi Spurs, ini menjadi kekalahan pertama mereka dalam lima final yang telah mereka lakoni. Sebelumnya Tim Duncan dkk. selalu menang di final 1999, 2003, 2005, dan 2007.
-detiksport
Villas - Boas " Bale Tak Akan Dijual "
London - Gareth Bale saat ini tengan diganggu rumor kepindahan dirinya ke Real Madrid. Andre Villas-Boas kemudian menegaskan bahwa Bale tak akan dijual oleh Tottenham Hotspur.
Madrid tampak serius mengejar Bale dan mereka sudah siap memecahkan rekor transfer dengan menyediakan dana 90 juta euro. Jumlah yang besar untuk pemain seperti Bale yang di Spurs saja belum pernah mendapatkan trofi bergengsi.
Tapi Madrid tak peduli dan mereka merasa Bale adalah salah satu pemain yang harus dibeli untuk memperkuat skuat musim depan. Apalagi Barcelona sebagai rival sudah mendapatkan Neymar.
Saga transfer Bale sepertinya akan berlangsung lama karena Spurs sebagai pemilik Bale menegaskan tak akan melepas si pemain asal Wales itu di musim panas ini -- meskipun klub itu tak lolos ke Liga Champions musim depan --. Sementara Madrid diketahui tak pernah menyerah mengejar pemain idaman mereka.
"Kami sudah berkomitmen dengan presiden bahwa Bale tidak akan meninggalkan klub," ujar manajer Spurs, Villas-Boas, seperti dilansir Football Espana.
-Detiksport
Fernando Torres Quatrick, Spanyol tahlukan Tahiti 10-0
Rio De Janiero - Spanyol mereguk kemenangan besar sepuluh gol tanpa balas kala bertemu Tahiti di laga kedua Grup B Piala Konfederasi. Bintang La Furia Roja adalah Fernando Torres yang mencetak empat gol.
Pada laga yang dihelat di Maracana Stadium, Jumat (21/6/2013) dinihari WIB, Spanyol sudah unggul 4-0. Gol-gol dicetak Fernando Torres dan David Villa (masing-masing dua gol).
Di babak kedua Torres menambah dua gol dan Villa satu gol. Tiga gol 'Tim Matador' lainnya dibuat David Silva (dua) dan Juan Mata.
Dengan poin enam dari dua laga, Spanyol memimpin grup sementara Tahiti masih berpeluang lolos meski masih nihil poin.
Jalannya Pertandingan
Baru lima menit laga berjalan Spanyol sudah unggul lewat Torres yang melakukan akselerasi di sisi kanan pertahanan Tahiti dan mengakhiri dengan sepakan terukur ke tiang dekat.
Spanyol tak kesulitan mendominasi jalannya laga melawan tim yang diperkuat banyak pemain amatir. Mereka menciptakan beberapa peluang tapi malah sulit menembus gawang Tahiti yang dijaga Mikael Roche.
Di menit 29 tembakan mendatar Santi Cazorla mampu ditepis Roche. Di menit 31 Spanyol menambah gol lewat tembakan mendatar Silva meneruskan umpan Villa.
Semenit setelahnya Torres yang lolos dari jebakan offside mampu mengecoh Roche dan menceploskan bola dengan mudah ke dalam gawang.
Di menit 37 Villa menambah keunggulan Spanyol menjadi 4-0 meneruskan umpan Silva dan skor tersebut bertahan hingga turun minum.
Empat menit setelah restart Villa mencetak gol keduanya setelah mencocor umpan tarik Nacho Monrea dari sisi kiri. Spanyol kini memimpin 5-0.
Torres! Penyerang yang bermain di Chelsea itu berhasil mencetak hat-trick di menit 56 setelah menuntaskan umpan silang Jesus Navas dari sisi kanan dan bikin skor jadi 6-0.
Di menit 62 Villa juga mencetak hat-trick usai memanfaatkan kesalahan Roche dalam menguasai bola dan Villa langsung mengirimkan bola ke dalam gawang. Skor berubah jadi 7-0.
Mata bikin skor menjadi 8-0 setelah menorobos masuk kotak penalti dan dengan kaki kanannya, gawang Roche dibobol.
Di menit 75 umpan Cesc Fabregas menuju kotak penalti dan bola disundul Torres tapi masih melenceng tipis di sisi kiri gawang.
Pada menit 78 Spanyol mendapat hadiah penalti menyusul handball pemain Tahiti. Sayang eksekusi Torres tak sempurna sehingga bola melayang di atas mistar.
Torres membayar tuntas kegagalannya dengan mencetak gol keempatnya di laga ini di menit 79. Mendapat umpan terobosan, Torres mengitari Roche dan menyepak bola dengan sempurna ke dalam jala. Skor jadi 9-0.
Pesta 10 gol Spanyol ditutup gol Silva di menit 88. Umpan Navas diterimanya dengan baik dan sebelum mencetak gol, Silva memutar badan dan melepaskan tembakan kaki kiri ke pojok kanan gawang.
Susunan Pemain
Spanyol: Reina; Azpilicueta, Albiol, Ramos (Jesus Navas 45'), Monreal; Javi Martnez, Mata (Fabregas 69'), Silva, Cazorla (Iniesta 76'); Villa, Torres
Tahiti: Roche; Aitamai, J.Tehau, Vallar, Ludivion, Lemaire (Vero 74'); Bourebare (L.Tehau 53'), Vahirua, Caroine, Chong Hue; A.Tehau (T.Tehau 53')
Jersey terbaru klub klub besar eropa.
Langganan:
Postingan (Atom)
























